```

Perempuan Sunem - Memberi Ruang Bagi Allah
Pembicara: Ibu A. Panjaitan
Tanggal: Sabat, 6 Juni 2026
"Layanilah seorang akan yang lain, sesuai dengan karunia yang telah diperoleh tiap-tiap orang sebagai pengurus yang baik dari kasih karunia Allah."
1 Petrus 4:10
Bacaan Alkitab: 2 Raja-raja 4:8–13
Khotbah ini mengangkat teladan iman Perempuan Sunem yang dengan tulus membuka rumahnya bagi nabi Elisa. Ia tidak hanya menyediakan makanan, tetapi juga menyiapkan sebuah kamar khusus sebagai tempat beristirahat bagi hamba Tuhan. Tindakan sederhana tersebut menunjukkan hati yang peka terhadap pekerjaan Allah dan kerinduan untuk memberi ruang bagi hadirat-Nya dalam kehidupannya.
Melalui kisah ini, jemaat diajak memahami bahwa memberi ruang bagi Allah bukan hanya berbicara tentang tempat secara fisik, tetapi juga menyediakan hati, waktu, pikiran, talenta, dan seluruh kehidupan untuk dipakai Tuhan. Perempuan Sunem melayani tanpa mengharapkan balasan, namun Tuhan melihat kesetiaannya dan memberkatinya secara luar biasa.
Ayat inti dari 1 Petrus 4:10 mengingatkan bahwa setiap orang percaya telah menerima karunia dari Tuhan dan dipanggil untuk menggunakannya dalam melayani sesama. Ketika karunia tersebut dipersembahkan bagi kemuliaan Tuhan, kehidupan akan menjadi saluran berkat bagi banyak orang.
Melalui khotbah ini, jemaat diajak meneladani sikap Perempuan Sunem yang memiliki hati yang terbuka, penuh keramahtamahan, dan siap melayani. Saat kita memberi ruang bagi Allah untuk bekerja dalam hidup kita, Tuhan akan memimpin, memelihara, dan menjadikan kita alat-Nya untuk membawa berkat bagi keluarga, gereja, dan masyarakat.
```