Sabat 13 Juni 2026
ibadah

Sabat 13 Juni 2026

16 Jun 2026 Administrator 225 views
Khotbah Sabat 13 Juni 2026

Khotbah Sabat,13 Juni 2026

Pembicara: Ibu J. Sihombing
Tema: Menjadi Seorang Pelayan
Kisah Para Rasul 6:1-7; Markus 10:45


Melalui firman Tuhan yang telah dipelajari, kita diingatkan bahwa kehidupan seorang Kristen tidak dapat dipisahkan dari pelayanan. Menjadi pelayan bukanlah sekadar memegang jabatan tertentu di gereja, tetapi merupakan sikap hati yang mencerminkan karakter Kristus dalam kehidupan sehari-hari. Yesus sendiri memberikan teladan yang sempurna ketika Ia datang ke dunia bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan menyerahkan diri-Nya demi keselamatan umat manusia.

Kisah para diakon dalam Kisah Para Rasul menunjukkan bahwa pelayanan yang berkenan kepada Tuhan harus dilakukan dengan kesungguhan hati, penuh hikmat, memiliki reputasi yang baik, serta dipimpin oleh Roh Kudus. Pelayanan yang setia dan teratur akan membawa pertumbuhan rohani, memperkuat persatuan jemaat, dan menjadi berkat bagi banyak orang. Tuhan tidak melihat besar atau kecilnya tugas yang kita kerjakan, tetapi kesetiaan dan kasih yang menjadi dasar pelayanan tersebut.

Melalui teladan Eliezer, hamba Abraham yang setia, kita juga belajar bahwa seorang pelayan Tuhan harus memiliki kerendahan hati, kesetiaan, tanggung jawab, dan ketergantungan penuh kepada Tuhan dalam setiap tugas yang dipercayakan kepadanya. Eliezer tidak mencari kehormatan bagi dirinya sendiri, tetapi berusaha menyelesaikan tugas tuannya dengan sungguh-sungguh. Demikian pula, sebagai umat Tuhan, kita dipanggil untuk melayani bukan demi pujian manusia, melainkan demi kemuliaan nama Tuhan.

Khotbah ini mengajak setiap anggota jemaat untuk mengevaluasi diri: apakah kita sudah memiliki hati seorang pelayan? Apakah kita bersedia membantu sesama tanpa mengharapkan balasan? Apakah kita tetap setia melayani ketika tidak ada yang melihat atau memberikan penghargaan? Pelayanan yang sejati lahir dari kasih kepada Tuhan dan diwujudkan melalui tindakan nyata kepada sesama.

Kiranya firman Tuhan pada hari Sabat ini mendorong kita semua untuk semakin rendah hati, setia, dan rela melayani. Jadilah tangan yang menolong, hati yang mengasihi, dan pribadi yang membawa damai di tengah keluarga, gereja, dan masyarakat. Dengan meneladani Yesus sebagai Pelayan Agung, kita dapat menjadi alat Tuhan untuk membawa berkat dan memenangkan jiwa-jiwa bagi kerajaan-Nya.

"Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang."

Markus 10:45

Amin.


Kembali ke Daftar