Sabat 5 September 2026
ibadah

Sabat 5 September 2026

07 Sep 2026 • Admin • 99 views
```

Kasih Tanpa Batas

Peluncuran Global OneVoice27 – Mission for All
Sabat, 5 September 2026   |   Pembicara: Pdt. Linton Hutagaol

Ayat Inti:
“Kamu akan menerima kuasa, apabila Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.”
Kisah Para Rasul 1:8

Khotbah “Kasih Tanpa Batas” mengingatkan kita kembali kepada kata-kata terakhir Yesus sebelum Ia terangkat ke surga. Dalam Kisah Para Rasul 1:8, Yesus memberikan sebuah panggilan yang jelas kepada para murid untuk menjadi saksi-Nya, mulai dari Yerusalem, Yudea, Samaria, hingga ke ujung bumi.

Perintah ini bukan sekadar panggilan untuk memberitakan Injil, tetapi juga merupakan panggilan untuk mengasihi tanpa batas. Kuasa Roh Kudus bukanlah kuasa untuk menguasai orang lain, melainkan kuasa yang memenuhi hati manusia dengan kasih Allah.

Kasih itulah yang memberikan keberanian untuk bersaksi, kerelaan untuk melayani, kemurahan hati untuk berbagi, dan kesediaan untuk pergi menjangkau mereka yang belum mengenal Kristus.

Kasih yang Menembus Batas

Yesus memberikan sebuah peta misi: Yerusalem, Yudea, Samaria, dan sampai ke ujung bumi.

Yerusalem menggambarkan orang-orang yang paling dekat dengan kita—keluarga, sahabat, tetangga, dan rekan kerja. Yudea menggambarkan lingkup yang lebih luas di sekitar kita.

Samaria mengingatkan kita untuk menembus batas-batas yang selama ini memisahkan manusia, baik karena perbedaan suku, bahasa, budaya, kelas sosial, maupun keyakinan.

Sedangkan ujung bumi mengingatkan bahwa kasih dan Injil Kristus ditujukan kepada setiap bangsa, suku, bahasa, dan kaum.

Menjadi Saksi di Era Digital

Di zaman digital ini, kesaksian dapat menjangkau tempat-tempat yang sebelumnya sulit dijangkau. Media sosial, video, radio, televisi, buku, dan berbagai platform digital dapat menjadi sarana untuk menyampaikan kabar baik.

Namun, teknologi hanyalah alat. Yang membuat kesaksian menjadi hidup adalah kasih dan doa orang-orang yang menggunakannya.

Sebuah pesan dapat dibuat dengan sangat baik, tetapi tanpa kasih, pesan itu hanya menjadi suara yang berlalu. Karena itu, setiap pelayanan harus lahir dari hati yang dipenuhi Roh Kudus.

Satu Suara, Satu Misi

Peluncuran OneVoice27: Mission for All menjadi sebuah kesempatan istimewa bagi seluruh umat Advent untuk bersatu meninggikan Yesus.

Kita dipanggil untuk menjadi satu suara dalam memberitakan Injil melalui berbagai cara dan karunia yang Tuhan berikan. Ada yang pergi, ada yang berkhotbah, ada yang menulis, membuat konten, menerjemahkan, memberi, membuka rumah, melayani, dan ada pula yang berdoa.

Tidak ada satu pun mata rantai yang tidak penting dalam pekerjaan Tuhan.

Karena itu, setiap anggota jemaat memiliki bagian dalam misi ini. Kita tidak perlu menunggu memiliki kemampuan yang luar biasa. Kita hanya perlu menyediakan hati yang bersedia dipenuhi Roh Kudus dan dipakai oleh Tuhan.

Tiga Langkah Sederhana

1. Mintalah Roh Kudus setiap hari

Tanpa kuasa Roh Kudus, kita tidak mampu menghasilkan kasih yang sejati dan kesaksian yang efektif.

2. Doakan satu orang secara khusus

Pikirkan seseorang dari “Yerusalem” kita—seseorang yang membutuhkan kasih, pengharapan, penghiburan, atau pengenalan akan Yesus.

3. Bagikan satu kesaksian tentang Yesus

Sampaikan satu ayat, pengalaman doa, perkataan penghiburan, atau ceritakan dengan sederhana apa arti Yesus bagi hidup kita.

Misi yang Mengarah kepada Kedatangan Kristus

Pada akhirnya, misi ini memiliki sebuah tujuan yang jauh lebih besar daripada sekadar menjangkau dunia. Kita sedang menantikan kedatangan Yesus.

Kisah Para Rasul 1:8 memberikan peta perjalanan misi, sedangkan Kisah Para Rasul 1:11 memberikan janji bahwa Yesus akan datang kembali. Ketika Injil diberitakan ke seluruh dunia sebagai kesaksian bagi semua bangsa, tibalah kesudahannya (Matius 24:14).

Karena itu, marilah kita bergerak bersama sebagai satu gereja, dengan satu suara, satu misi, dan satu kasih.

Dari keluarga kita, lingkungan kita, komunitas kita, hingga ke ujung bumi, biarlah setiap tindakan kita menyatakan bahwa kasih Kristus tidak mengenal batas.

“Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru.”

Wahyu 21:5

Kiranya kita didapati setia dalam misi-Nya.

Datanglah, Tuhan Yesus! Amin.

```

Kembali ke Daftar