Biarlah Lampumu Makin Terang
Pembawa Khotbah: Bapak P. Simanjuntak
Ayat Inti: Matius 5:14
"Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi."
Ayat Bersahutan: Yesaya 60:1–3
Dalam khotbah yang berjudul “Biarlah Lampumu Makin Terang”, Bapak P. Simanjuntak mengajak jemaat untuk memahami panggilan setiap orang percaya sebagai terang di tengah dunia. Berdasarkan Matius 5:14 dan Yesaya 60:1–3, jemaat diingatkan bahwa terang Tuhan harus nyata melalui kehidupan, perkataan, sikap, kasih, dan pelayanan kita.
Yesus mengatakan bahwa kita adalah terang dunia. Karena itu, terang tersebut tidak seharusnya disembunyikan, tetapi harus semakin terpancar sehingga orang-orang di sekitar kita dapat melihat kasih dan karakter Kristus. Di tengah berbagai tantangan kehidupan, seorang percaya dipanggil untuk tetap menjadi pembawa pengharapan, sukacita, dan kebaikan.
Pesan “Biarlah Lampumu Makin Terang” menjadi sebuah ajakan untuk terus mendekat kepada Tuhan sehingga terang Kristus semakin nyata dalam kehidupan kita. Bukan untuk mencari kemuliaan bagi diri sendiri, tetapi agar melalui kehidupan kita, orang lain dapat mengenal dan merasakan kasih Tuhan.
Acara Penghiburan
Setelah acara khotbah, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan acara penghiburan bagi keluarga Bapak M. Hutagalung atas meninggalnya orangtua dari Ibu M. Hutagalung.
Jemaat hadir dalam suasana penuh kasih untuk memberikan dukungan, doa, dan penghiburan bagi keluarga yang sedang berduka. Kebersamaan ini menjadi wujud nyata kepedulian jemaat sekaligus pengingat bahwa Tuhan tetap menjadi sumber kekuatan dan pengharapan di tengah kesedihan.
Kiranya Tuhan memberikan penghiburan, keteguhan, dan kekuatan kepada keluarga yang berduka serta menolong mereka untuk tetap berpegang pada pengharapan akan kebangkitan dan kehidupan kekal di dalam Kristus.